•  
  • ,

Sejarah
Diposting tanggal: 13 Maret 2014

Sejarah LP3M

Pada tahun 2001 Untirta menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan nama Universitas Sultan Ageng Tirtayasa berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2001 pada tanggal 19 Maret 2001 yang sebelumnya berstatus swasta sejak tahun 1984 dengan nama Universitas Tirtayasa (Untirta) yang pada awal berdirinya dimulai dengan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) pada tahun 1980 berdasarkan Akte Notaris Nomor 1 tanggal 1 Oktober 1980.

Pada tahun 2003, Untirta memiliki rektor definitif. Status negeri banyak membawa perubahan, selain peminat mahasiswa meningkat tajam juga sebagai tuntutan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pimpinan rektor saat itu Prof. Dr. H. Yoyo Mulyana, M.Ed. berkomitmen terhadap peningkatan mutu Untirta. Hal tersebut dibuktikan dengan dilaksanakannya pelatihan terkait mutu baik Total Quality Management (TQM) maupun Total Quality Assurance (TQA) yang diikuti oleh seluruh jajaran pengelola tingkat universitas, fakultas, jurusan, dan program studi/bidang.

Pada masa kepemimpinan rektor berikutnya Prof. Dr. Ir. Rahman Abdullah, M.Sc. komitmen mutu diwujudkan dengan dibentuknya Unit Peningkatan dan Pengembangan Program Akademik (UP3A) pada akhir tahun 2007 sebagai pelaksana dalam upaya peningkatan mutu Untirta. Pada masa ini pelatihan-pelatihan ditekankan kepada peningkatan sumber daya manusia dosen dengan pelatihan-pelatihan khususnya Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) dan Applied Aproach (AA). Senat universitas menyetujui ditingkatkannya status Unit Peningkatan dan Pengembangan Program Akademik (UP3A) menjadi lembaga agar perannya dapat lebih luas. Mengingat kondisi Untirta saat itu belum memungkinkan, perubahan status tersebut belum dapat diwujudkan. Pada tahun 2009 dibentuk Unit Penjaminan Mutu (UPM) dalam upaya penguatan mutu akademik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan salah satu kegiatannya adalah Pelatihan Audit Mutu Akademik Internal (AMAI).

Pada tahun 2012 di bawah kepemimpinan rektor Prof. Dr. H. Sholeh Hidayat, M.Pd, status Unit Peningkatan dan Pengembangan Program Akademik (UP3A) dan Unit Penjaminan Mutu (UPM) dilebur dan diubah menjadi Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) berdasarkan Permendikbud Nomor 29 tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Pada tanggal 2 Juni 2012 dilantik secara resmi Ketua, Sekretaris dan Koordinator Pusat pada Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Nomor : 070/UN.43/KP/SK/2012. Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu  (LP3M) diberi beban tugas selain melanjutkan pelatihan-pelatihan terkait peningkatan mutu juga yang utama adalah merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Untirta.

Selama satu setengah tahun perjalanan Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M), mulai dari pertengahan tahun 2012 sampai dengan akhir tahun 2013 telah melaksanakan tugas dengan mempersiapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Untirta meliputi penyamanan persepsi dan komitmen tentang penjaminan mutu di jajaran pimpinan, menyiapkan dan menyusun dokumen mutu, membentuk/melengkapi kelembagaan penjaminan mutu di tingkat universitas, fakultas, jurusan, program studi/bidang. Selain itu pelatihan-pelatihan terkait audit mutu internal dilaksanakan seiring waktu tersebut.

Bulan Februari tahun 2014 Buku Pedoman Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Untirta telah ditetapkan oleh senat universitas. Dengan ditetapkannya Buku Pedoman Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), maka pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Untirta dapat berjalan dengan lebih baik lagi.